9 Tips Sukses Untuk Menjadi Fulltime Freelancer yang Harus Diketahui

Spread the love

Menjadi freelancer memang terdengar cukup santai, karena bisa dikatakan bahwa freelance merupakan pekerja lepas yang bisa mengerjakan pekerjaan kapan pun tanpa terikat dengan aturan formal. Namun perlu diketahui, bahwa pekerjaan santai ini ternyata bisa mendatangkan keuntungan yang besar apabila bisa dijalankan dengan serius. Bagi yang ingin menjadi fulltime freelancer, tentu ada berbagai hal yang perlu dipersiapkan. Meskipun freelance terkesan fleksibel, tetapi tentu harus bisa mempersiapkan segala hal. Bagi yang ingin menjadi fulltime freelancer, maka perlu mengetahui 9 tips berikut ini sehingga bisa sukses.

1. Memahami Kelebihan Dan Kekurangan Diri

Ketika ingin masuk pada dunia kerja freelancer, memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri merupakan hal yang sangat penting. Bisa dikatakan bahwa hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat mendasar dalam menjalankan jenis pekerjaan apa pun termasuk menjadi seorang freelancer. Karena ketika proses ini dilewati begitu saja, maka akibatnya bisa fatal terhadap karir yang sedang dijalankan. Karena bagaimanapun juga seorang freelancer harus bekerja di bidang yang dikuasainya.

2. Fokus Di Bidang Yang Dikuasai Dan Terus Mengasah Kemampuan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa menjadi seorang freelancer harus benar-benar mengetahui potensi diri. Oleh karena itu masing-masing dari diri kita sudah mengetahui bidang apa yang sekiranya bisa diandalkan untuk menarik proyek kerja. Setelah itu bisa fokus pada bidang tersebut dan tidak perlu berpindah pindah ke bidang lain tanpa alasan yang kuat. Apabila sudah mengetahui potensi yang dimiliki maka teruslah mengasah kemampuan tersebut sehingga bisa lebih profesional dalam menjalankan pekerjaan.

3. Belajar Mandiri Untuk Mencari Pasar

Menjadi seorang freelancer tentu sangat identik dengan kemandirian. Bisa dikatakan bahwa jalan untuk bisa berkecimpung di dunia pekerja lepas atau freelancer merupakan hasil dari kerja keras sendiri untuk mencari pasar. Hal ini juga berkaitan erat dengan kegesitan dalam mencari klien sehingga bisa mendapatkan proyek. Bagaimanapun juga penghasilan dari seorang freelancer akan sangat bergantung dengan proyek yang dikerjakan.

4. Membangun Relasi Yang Luas Dan Kuat

Dalam dunia kerja, termasuk freelance, relasi menjadi salah satu poin yang sangat penting. Meskipun freelancer senang untuk bekerja secara mandiri, tetapi hal ini bukan berarti boleh menjalankan pekerjaan tanpa ada relasi. Bahkan perlu diketahui bahwa relasi merupakan hal yang sangat penting dalam dunia freelance. Apabila mempunyai relasi yang kuat dan luas maka orang lain akan mengetahui kemampuan dari karakter yang kita miliki sebagai freelance sehingga bisa mendapatkan tawaran proyek yang lebih besar.

5. Menjaga Integritas

Apabila ingin sukses menjalankan karir sebagai freelancer integritas menjadi hal yang sangat penting ketika mengerjakan proyek. Bagaimanapun juga klien tentu hanya ingin bekerja sama dengan freelancer yang dapat dipercaya. Dengan demikian, integritas menjadi hal yang sangat penting karena akan sangat berkaitan dengan tanggung jawab sebagai freelance. Integritas seseorang juga dapat dilihat dari keseriusan dalam mengerjakan proyek.

6. Mampu Memanaje Waktu

Salah satu hal yang menarik dari seorang freelancer yaitu terkait dengan fleksibilitas waktu bekerja. Jadi tidak ada aturan formal yang melekat pada seorang freelancer untuk bisa mengerjakan proyek dari klien. Meskipun demikian, pasti ada deadline proyek dan harus benar-benar diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu, menjadi seorang freelancer bukan berarti bisa bebas bersantai kapan pun karena harus benar-benar memiliki waktu dengan baik sehingga proyek harus bisa selesai sebelum deadline. Apalagi Deadline sudah disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu freelance dan client.

7. Mengasah Kemampuan Untuk Berkomunikasi

Perlu diketahui bahwa komunikasi juga merupakan hal yang sangat penting bagi freelancer. Pada dasarnya, freelancer harus melewati tahap diskusi dengan client mulai dari penawaran proyek, konsep, hingga penyelesaian. Dengan demikian maka kemampuan komunikasi harus dikuasai dengan baik.

8. Mampu Memotivasi Diri Sendiri

Dalam dunia freelance tidak terdapat HRD pada sistem kerja sehingga segala sesuatu harus dimotivasi oleh diri sendiri. Bagaimanapun juga sebagai manusia pasti akan mengalami kebosanan atau kejenuhan selama proses kerja. Namun hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja sehingga harus terdapat motivasi kerja dalam diri sendiri. Karena pada dasarnya freelancer bekerja secara mandiri, maka dorongan pun harus berasal dari diri sendiri.

9. Mengasah Skill Analitik Dari Sebuah Project

Seorang freelancer harus cerdas dalam menganalisis Project yang harus diselesaikannya. Percaya atau tidak ternyata tidak semua klien memahami betul Project mereka sehingga hal tersebut harus benar-benar dianalisis sendiri. Dalam hal ini kemampuan analitik sangatlah dibutuhkan untuk menilai sebuah proyek. Oleh karena itu, seorang freelancer juga akan mengembangkan dirinya di setiap kali menerima Project.

Beberapa hal tersebut merupakan tips untuk menjadi full time freelancer yang harus benar-benar dipahami. Apabila sekiranya sudah mampu, maka bisa mulai untuk berkarir di dunia freelance.